Roadmap pengabdian kepada masyarakat merupakan peta jalan atau petunjuk terhadap pelaksanaan pengabdian oleh dosen dan kelompok keahlian, maupun program studi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung yang dilaksanakan berdasarkan arah pengabdian kepada masyarakat yang ditargetkan. Dari roadmap pengabdian ini, nantinya dapat digunakan juga untuk mengidentifikasi pengabdian kepada masyarakat yang telah dan akan dilakukan pada periode yang direncanakan, prioritas kegiatan, serta mitra yang dapat diajak bekerjasama. Selain itu, penyusunan roadmap juga merupakan salah satu upaya untuk menciptakan sinergitas di antara prodi-prodi di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung sehingga diharapkan tidak ada lagi tema-tema pengabdian yang berulang ataupun penggunaan dana penelitian tidak efisien.
Pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung dalam pelaksanaannya haruslah mengikuti Rencana Strategis (Renstra) Pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung. Oleh sebab itu, ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung periode 2022-2026 ini difokuskan pada tema innovasi sains, teknologi, dan interprenuer serta pengembangan SDM dan karakter bangsa.
Ruang lingkup pengabdian masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung dikembangkan dengan mengacu pada Permendikbud No. 3 Tahun 2020. Berdasarkan pada acuan tersebut, maka ruang lingkup pengabdian masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung meliputi bagian input, proses, output, dan outcome. Ruang lingkup pengabdian masyarakat tersebut diilustrasikan seperti pada Gambar 2. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan mulia untuk membangun peradaban bangsa tersebut akan dapat berlangsung secara terukur, sistematis, dan berkelanjutan sehingga mitra pengabdian dapat lebih berdikari dan mandiri.
Ruang lingkup pengabdian masyarakat di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung (FST-UMBandung) meliputi seluruh kegiatan yang dimulai sejak penyusunan proposal pengabdian dan didahului dengan analisis situasi; pemilihan masyarakat sasaran/mitra; pembentukan tim pengabdian; proses pelaksanaan pengabdian; hingga publikasi dan diseminasi hasil baik berupa output maupun outcome.

Tema pengabdian kepada masyarakat berkelanjutan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung mengacu kepada Tema Pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Bandung yaitu:
- Program Pengabdian kepada Masyarakat membantu wirausaha baru berkembang. Tujuan: Membantu persiapan, pembentukan, dan/atau peningkatan berbagai aspek usaha baru seperti usaha rumah tangga, mikro, kecil menengah atau kelompok usaha secara berkelanjutan.
- Program Pengabdian kepada Masyarakat membantu usaha berkembang dan industri. Tujuan: Membantu penguatan, pemberdayaan, dan/atau peningkatan berbagai aspek usaha dan industri di berbagai sektor seperti pertanian, perikanan, dan peternakan secara berkelanjutan.
- Program Pengabdian kepada Masyarakat membantu komunitas membangun. Tujuan: Membantu peningkatan aspek-aspek keberlanjutan pada komunitas masyarakat seperti komunitas petani, peternak, dan nelayan secara berkelanjutan.
- Program Pengabdian kepada Masyarakat membantu daerah membangun. Tujuan: Membantu peningkatan aspek-aspek kelembagaan pemerintahan, pembangunan daerah serta aspek lain yang diperlukan oleh masyarakat daerah secara berkelanjutan.
Secara umum, roadmap pengabdian masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung melalui empat fase sebagaimana diberikan pada Gambar 4.2 Roadmap Pengabdian kepada Masyarakat FST-UMBandung, dan urainya sebagai berikut:
A. Fase Pemetaan
Pada fase ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat difokuskan pada identifikasi permasalahan mitra (wirausaha baru, usaha berkembang dan industri, komunitas masyarakat atau pemerintahan daerah). Pada fase ini juga diharapkan dapat terpetakannya potensi penerapan sains dan teknologi atau sistem terintegrasi yang bermanfaat bagi mitra tersebut.
B. Fase Pembinaan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada fase ini difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang bersifat pembinaan terhadap mitra. Sebagai contoh, kegiatan pengabdian pada fase ini dapat berupa sosialisasi, edukasi, dan peningkatan skill masyarakat.
C. Fase Implementasi
Pada fase ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan menerapkan sains dan teknologi tepat guna pada mitra binaan. Pada fase ini sangat diharapkan terjadinya transfer teknologi dari civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung kepada mitra, sehingga secara praktis kebutuhan mitra dapat terpenuhi atau permasalahan mitra dapat terselesaikan untuk jangka pendek. Beberapa contoh kegiatan pengabdian pada fase ini adalah pembuatan alat bantu teknologi produksi, pembuatan sarana/prasarana aplikasi internet media sosial, dan penyediaan sumber energi alternatif untuk fasilitas umum setempat.
D. Fase Pendampingan
Fase ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan keekonomian mitra (untuk kelompok wirausaha dan komunitas), serta penguatan institusional (untuk kelompok pemerintahan daerah), dan pemanfaatan sains dan teknologi secara produktif. Sebagai contoh, fase ini dapat dilaksanakan dengan membantu pemasaran produk masyarakat, pendirian unit usaha, atau melatih masyarakat menciptakan brand produk mereka secara mandiri. Contoh lain untuk fase pendampingan ini adalah dengan membantu penyusunan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh pemerintahan daerah.